1001 Inventions Muslim : Sumber Ilmu Pengetahuan

Sedikit bukti kegemilangan masa pemerintahan Islam / KHALIFAH KHILAFAH
ilmu

Di masa khalifah khilafah keemasan Islam, kita memiliki lebih banyak ilmuwan yang “seimbang”. Mereka adalah ulama(penghafal Al-Qur’an) tak Cuma ilmuwan hebat tetapi juga mendalam pengetahuannya di bidang agama dan luas pergaulan sosialnya..
Allah سبحانه و تعالىberfirman(Qur’ân terjemah):
“Al-Qur’ân itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,”(QS. 81:27).
“Al-Qur’ân ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.”(QS. 38:87)

Firman Allah سبحانه و تعالى‎ dalam Q.S Al Qomar: 17 :
“…dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’ân untuk (dihafal, dibaca, ditulis, dan diambil pelajaran), Maka adakah orang yang mengambil pelajaran (dari kemudahan ini)?”

Allah سبحانه و تعالىberfirman(Qur’ân terjemah):
“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Qur’ân) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.”(Q.S Al Kahfi : 1 – 3 )

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya, Dia-lah dzat yang maha pencipta serta penyempurna, di dalam Al-Qur’ân Allah سبحانه و تعالىberfirman:
Katakanlah: “Perhatikanlah apa yaag ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (Q.S Yunus : 101)
Dan aku bersaksi bahwa Muhammad صلى الله عليه و سلم  adalah hamba dan utusan-Nya, nabi ummî (tidak bisa membaca dan menulis) yang telah Allah سبحانه و تعالى‎ sucikan dan puja, seraya menyanjungnya di dalam Al-Qur’ân:
“Dan sesungguhnya kamu(Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (Q.S Al Qalam : 4)
Dan Dia(Allah) telah menegaskan akan kebenaran kenabian Muhammad saw dalam firman-Nya :
“dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur’ân) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Q.S An-Najm : 3 – 4)
Shalawat dan salam semoga tetap Allah سبحانه و تعالى‎ limpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم , keluarganya, para shahabatnya dan juga orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan sampai hari kiamat.

Allah سبحانه و تعالى adalah dzat yang maha mulia lagi maha agung, dzat yang menurunkan Al-Qur’ân kepada manusia sebagai sebuah kitab yang senantiasa dibaca. Dan alam ini tidak akan bisa menjadi tanda ke-agung-an serta ke-maha pen-cipta-an Allah سبحانه و تعالى‎ kecuali bagi orang-orang yang membacanya. Allah سبحانه و تعالىberfirman:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,” (Q.S Al ‘Alaq : 1)
Dan karena itu, Al-Qur’ân merupakan peringatan bagi semesta alam, kebenaran agama(deen) dan ilmu pengetahuan (science). Sebagai bukti bahwa Allah سبحانه و تعالى  menurunkan Al-Qur’ân dengan kebenaran :
“Dan Kami turunkan (Al Qur’ân) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Qur’ân itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.” (Al Israa’ : 105)
Sudah tentu pasti bahwa tidak akan terjadi kontradiksi yang bersumber dari satu dzat, yaitu Allah سبحانه و تعالى , karena tidak ada kebenaran yang kontradiktif dengan diri-Nya sendiri dan juga tidak akan ada kontradiksi antara agama(Deen) yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’ân dengan alam yang terbentang dalam hamparan jagat raya ini.
Al-Qur’ân, di samping fungsinya sebagai petunjuk dan hidayah dalam masalah akidah, syari’ah, akhlak serta mu’amalah, Al-Qur’ân juga merupakan petunjuk terhadap kandungan isi alam semesta dan juga pentunjuk bagi akal kita. Allah سبحانه و تعالىberfirman:
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Qur’ân itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (Al Fushilat : 53)
Al-Qur’ân menjadikan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه و تعالى dalam alam semesta sebagai dalil ke-absolut-an kekuasaan dan ke-maha pen-cipta-an Allah سبحانه و تعالى , dan mukjizat saintifik didalam Al-Qur’ân memberikan penegasan, bahwa penciptaan kosmos adalah sebagai penegas kebenaran diturunkannya Al-Qur’ân. Al-Qur’ân juga bisa dijadikan penegas-korelatif, bahwa ilmu diciptakan Allah سبحانه و تعالى untuk dipakai membantu proses peningkatan keimanan manusia(kemaslahatan ummat). Dan sesungguhnya ilmuwan adalah segolongan manusia pertama yang mempunyai rasa takut kepada Allah سبحانه و تعالى . Berbicara tentang kandungan keilmuwan di dalam Al-Qur’ân, tidak hanya terbatas pada cakupan ilmu syari’at dan agama(Deen) saja, sehingga berinteraksi dengan bidang-bidang ilmu yang lain seakan akal kita berhadapan dengan obyek-obyek ke-ilmu-an yang merupakan signifikansi agama(Deen) dan sebagai pembuka untuk merealisasikan rasa takut kepada Allah سبحانه و تعالى ,
Allah سبحانه و تعالى . berfirman:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (Q.S Ar Ruum : 22)

Pembuktian mukjizat saintifik di dalam Al-Qur’ân akan menjadi langkah yang sangat baik di samping juga bisa menjadi piranti penyampaian kabar gembira(dakwah) bagi diri non-Muslim. Di samping pembuktian mukjizat Al-Qu’an juga berfungsi untuk menutup pintu ateisme pada mereka dan pada orang-orang yang berada di sekitar mereka baik dari golongan anak-anak muda timur maupun mereka yang ter-barat-kan pemikiran dan kebudayaannya, karena imbas kebenaran-kebenaran saintifik akan berefek lebih besar dan vital bagi akal sehat mereka.
Al-Qur’ân bukanlah kitab geologi atau sesuatu yang terspesifikasi dalam bidang tertentu walaupun ada beberapa pentunjuk di dalam Al-Qur’ân yang menerangkan tentang hal tersebut. Orang Islam yang memahami kandungan Al-Qur’ân akan memiliki komitmen terhadap petunjuk bagi mereka yang membaca Al-Qur’ân. Allah سبحانه و تعالى berfirman:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,” (Q.S Al ‘Alaq : 1)
“Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,” (Q.S Al ‘Alaq : 3)
Katakanlah: “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S Al ‘Ankabut : 20)
“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. “(Q.S Faathir : 27-28)

Penyebutan kata al-‘Ulamâ sesudah menunjukkan kata tumbuh-tumbuhan, gunung, geologi, manusia dan hayawan di dalam ayat suci Al-Qur’ân, seandainya saja kita jeli dalam memahami kandungan ayat ini –. Bahwa, penunjukkan kata al-‘Ulamâ di sini bukan hanya ulamâ dalam bidang agama, akan tetapi yang Allah سبحانه و تعالى‎ maksud disini adalah para ilmuan secara umum bukan hanya terkuptasi pada ilmuwan dalam bidang keagamaan. Dan ilmuan adalah orang-orang yang paling banyak menemukan inovasi terhadap ciptaan-ciptaan Allah سبحانه و تعالى‎, karena itu, wajar kalau mereka adalah golongan manusia yang paling takut kepada–Nya.
Karenanya, yang paling penting bagi umat Islam adalah bagaimana mengfungsikan akal terhadap apa-apa yang bisa mendatangkan manfaat bagi manusia di dunia ini.Pemfungsian akal, akan banyak mendorong manusia dalam melakukan penemuan-penemuan dan pembenaran sains yang berpangkal dari keimanan mereka kepada Allah سبحانه و تعالى‎ dan kepatuhan mereka terhadap apa yang diperintahkan oleh–Nya. Di dalam kitab suci Al-Qur’ân Allah سبحانه و تعالى‎ berfirman:
“Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”.(Q.S Thaahaa : 114)
Dan juga apa yang di-sabda-kan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم : “Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi setiap Muslim”
Sehingga kita bisa merealisasikan inovasi-inovasi mengagumkan dalam berbagai bentuk dan macam karya yang bisa menjadi petunjuk bagi akal umat Islam, hati orang-orang yang beriman, yang menerima pemahaman ilmu untuk manusia di setiap masa dan tempat, dalam rangka usaha mereka mendalami ilmu dan pengetahuan sebagai piranti menyingkap khazanah rahasia alam semesta dan kemaslahatan ummat.

Sebagaimana ilmu tersebut telah banyak dijelaskan oleh pendahulu-pendahulu mereka dalam bidang tertentu dan juga bidang-bidang keilmuwan lainnya, kita juga menemukan buku Shûrah al-Ardli yang dikarang oleh Khawarajmi, al-Buldân karya Ya’kub, al-Mamâlik karya Ibnu Khoukal, Ahsan al-Taqâsim Fî Ma’rifah al-Mawâsim karya Mikdas, Masâlik al-Mam^alik) karya Idtihrie, Muruj al-Dzahab karya Mas’udi, Ashâr al-Abkâr Fî Khawâsh al-Ahjâr karya Tifas, al-Jamâkhir fî Ma’rifah al-Jawâhir karya Biruni, al-Syifâ karya Ibn Sina dan al-Fawâ’id fî Ushûl al-Bihâr wa al-Qawâ’id karya Ibnu Majid. Buku-buku klasik tersebut di atas adalah referensi yang menjadi dasar ilmu geografi dan geologi sampai saat ini.

Bagi setiap manusia di setiap waktu dan di setiap tempat, mukjizat saintifik dalam Al-Qur’ân membuat kita bisa menyaksikan seakan-akan Rasullullah صلى الله عليه و سلم berada dalam setiap kesempatan dan mengajak manusia untuk menuju Deen Allah سبحانه و تعالى‎ serta memperlihatkan kepada mereka dalil-dalil yang mempunyai korelasi dengan kebenaran, yang menjadi dalil kemutlakan kekuasaan & kebenaran Allah سبحانه و تعالى . Maha benar Allah yang berfirman di dalam kitab suci Al-Qur’ân:
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?”(Q.S Al Fushilat : 53)

Akumulasi dari buah ilmu pengetahuan yang merupakan andil terbesar ilmuwan Islam di dalamnya, bersama dengan perjalanan masa dan abad, ilmuwan-ilmuwan Islam mempunyai keunggulan. Akan tetapi hal tersebut diingkari oleh orang–orang kufur dan kedengkian orang-orang yang berpandangan dan berfaham western oriented.

Patut juga untuk disebutkan, bahwa sebagian ilmuwan Barat banyak yang me-nisbat-kan pandangan-pandangan atau riset-riset mereka tanpa sama sekali menyebutkan peran ilmuwan Islam dalam permasalahan tersebut, bahkan lebih dari itu mereka mengklaim penemuan itu pada diri mereka sendiri tanpa menunjukkan sama sekali peran ilmuwan islam. Banyak sekali kalimat-kalimat dan istilah-istilah bahasa Arab dalam bidang ilmu pengetahuan dan lainnya dipindahkan ke dalam bahasa mereka, padahal hal itu merupakan penemuan-penemuan orang Islam dari riset dan ekplorasi mereka, yang diantaranya :
Contoh dari kata-kata tersebut misalnya, (سكر – sucre – sugar – zucker ), ( الكحول – alkohol ), ( السفاف – chiffon ) dan lain-lain.
Contoh istilah-istilah dalam ilmu astronomi dan perbintangan, ( الغول Algol ), ( الطير – al-Thair ), ( الذنب – denab ) dan ( فم الحوت – fam alhaut ) dan lain-lain.
Sampai dalam rumus-rumus ilmu falak yang aslinya merupakan bahasa Arab dan berubah kedalam bahasa lain,( السمت – Zenith ), (سموت الشمس – Azimut ), ( النظير – Nadir ) dan ( المنقنطرات – Al-Muqantarât ) dan lain-lain.

Dalam hal ini, ilmuwan-ilmuwan Barat banyak yang mengakui kelebihan ilmuwan-ilmuwan Arab terhadap peradaban serta kebangkitan Islam modern, sehingga salah satu di antara mereka mengatakan: ”Bagaimana-pun orang-orang Barat mengingkari kelebihan ilmuwan-ilmuwan Arab-Islam. Hal tersebut tidak akan bisa melepaskan peran ilmuwan Arab-Islam dari atas permukaan langit.”

Nama dan istilah yang telah diberikan oleh orang-orang Arab-Islam pada bintang dan planet, sampai saat ini masih terjaga dalam bahasa asing sebagaimana sebagian darinya telah kita sebutkan di atas.

George Sharton, salah seorang ilmuwan Barat lainnya mengatakan: ”Kalau bukan karena peran dan penemuan ilmuwan-ilmuwan Arab-Islam, maka tak ayal lagi ilmuwan-ilmuwan modern akan memulai semuanya dari titik nol” 

Dan sebagai konsekwensinya, maka peradaban mereka akan terlambat dengan peradaban lainnya beberapa abad kebelakang. Sebagai buktinya, mari kita baca karya dari seorang George Hunk dalam bukunya Allâh Alaisa Kadzâlik ?

Bahwa dunia Arab-Islam, beberapa abad lalu jauh lebih maju dari peradaban Eropa. Ilmuwan Arab-Islam lah yang menjadi funding father sekaligus pionir dalam ilmu pengetahuan. Apa yang telah dihasilkan oleh para ilmuwan Arab, baik dari kalangan ahli kedokteran, ahli falak , ahli matematika atau ahli kimia dengan berbagai macam penemuan-penemuannya yang beragam, telah menyirami Eropa yang saat itu bak benua mati yang terguyur hujan deras. Penemuan-penemuan ilmuwan Islam bukan hanya telah menghidupkan Eropa, tetapi juga telah menyuburkan benua tersebut dengan beragam ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Sejak abad ke-9 M, riset saintifik di Eropa seakan-akan lumpuh (kalau tidak bisa dikatakan mati). Hal tersebut dikarenakan pelarangan, pengekangan dan pengharaman Gereja terhadap mereka yang melakukan riset saintifik.
Contohnya adalahEdlhard. Ia adalah salah seorang yang merasa tercekik dengan kondisi negaranya sesudah ia banyak merasakan kebebasan berfikir di dunia Arab.

Kita telah menemukan bahwa, yang mengajak ke arah pencerahan (aufklarung) banyak di antara mereka yang mengingkari peran peradaban Arab-Islam seperti para pembangkang. Apa yang mereka sebar-sebarkan seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang dengki dan iri terhadap peradaban Islam dan orang-orang yang membenci umat Islam. Mereka berusaha untuk melupakan apa yang telah mereka ambil dari peradaban Arab-Islam. Kadang orang-orang yang tidak berafiliasi dengan Al-Qur’ân, menemukan sisi kebesaran Al-Qur’ân baik itu dari sisi syari’at nya ataupun sisi mukjizat saintifiknya. Tetapi hal tersebut seperti yang disebut di atas, tidak berarti bahwa seorang Muslim sudah menjalankan perannya pada masa keemasaan dan kejayaan saja, tetapi itu merupakan risalah yang berkesinambungan yang tidak gugur tanggungjawabnya pada masa atau waktu tertentu,

Bahkan apabila ada peran peradaban yang menjadi saksi kebangkitan mereka, akan ditemukan ada beberapa syarat kebangkitan. Dan apabila mereka komitmen dengan syarat tersebut dan menjalankan haknya, maka Islam akan menjadi agama yang mulia begitu juga mereka, dan begitupun sebaliknya apabila syarat tersebut hilang, maka mereka akan kehilangan kemuliaan tersebut. Allah سبحانه و تعالى‎ berfirman dalam Al-Qur’ân:
“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.”(Q.S Muhammad : 38)
Dalam ayat ini tidak ada jaminan yang mengatakan bahwa kemenangan atau kekalahan bagi orang-orang Islam. Akan tetapi terdapat sunah-sunah Allah سبحانه و تعالى‎ yang tidak akan pernah berubah:
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”(Q.S Muhammad : 7)
Firman Allah سبحانه و تعالى‎ di dalam Al-Qur’ân berisi kebenaran yang mutlak , abadi dan tidak akan berganti :
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,”(Q.S Ar Ruum : 30)

Berikut Adalah “SEBAGIAN” Dari Daftar Nama Para Ilmuan Dan Pakar (Penemu) Dari Dunia Islam, Mereka adalah para ULAMA sekaligus PENJAGA/PENGHAFAL Al-Qur’ân :

  1.  Salman Al Farisi (abad 5-6M) pembuat strategi perang kanal, meriam pelontar/tank.
  2. Miqdad bin Amru (abad 7M) pelopor pembuat pasukan kalveleri/berkuda modern pertama. pada abad pertama Hijriah kavaleri telah menjadi kekuatan utama militer Bizantium. Pasukan kavaleri yang tangguh juga telah dimiliki bangsa Persia, jauh sebelum Islam berkembang. Ksatria berkuda Iran, Asawira , merupakan pasukan yang mampu menurunkan kekuatan kavaleri yang lebih besar ke medan perang daripada bangsa Arab.
  3. Imam Hanafi, nama lengkapnya adalah An Nukman bin Tsabit. Lahir tahun 700 M di Kufah, Irak. Ajarannya dalam ilmu fiqih adalah selalu berpegang pada Al-Qur’an dan hadis. Beliau tidak menghendaki adanya taklid dan bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam Al Qur’an dan hadis. Dalam menetapkan hukum fiqih beliau bersumber pada Al Qur’an, hadis, qiyas dan ihtisan.
  4. Khalid bin Yazid (wafat 709 M) Penemu Potasium sbg bahan utama pembuatan mesiu
  5. Imam Maliki, nama lengkapnya adalah Abu Abdillah Malik bin Annas. Beliau lahir di Madinah tahun 714 M. Beliau merupakan ulama besar di kawasan Arab. Dalam menetapkan ilmu fiqih, beliau berpedoman pada Al Qur’an, hadis, ijma sahabat, dan kemaslahatan urf (adat) penduduk Madinah. Buku karangannya diantaranya adalah Al Muwaththa. Imam Maliki ini adalah guru Imam Syafi’i. Mālik ibn Anas bin Malik bin ‘Āmr al-Asbahi atau Malik bin Anas lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H), dan meninggal pada tahun 800 (179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.
  6. Jabir Ibn Hayyan (721 – 815 M), disebut-sebut sbg “Bapak Kimia Modern” = penemu sederet proses Kimia : penyulingan/distilasi,kristalisasi,kalnasi,sublemasi, sekaligus penemu parfum pertama kali dan sebagainya. ahli kimia dengan berbagai eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan alat laboraturium modern, system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), pembuat campuran komplek untuk cat. Orang-orang Eropa menamakannya Gebert, dia adalah seorang tokoh Islam yang mempelajari dan mengembangkan dunia Islam yang pertama. Ilmu tersebut kemudian berkembang dan kita mengenal sebagai ilmu kimia. Bidang keahliannya, (dimana dia mengadakan peneltian) adalah bidang : Logika, Filosofi, Kedokteran, Fisika, Mekanika, dan sebagainya.Kontribusi terbesar Jabir adalah dalam bidang kimia. Keahliannya ini didapatnya dengan ia berguru pada Barmaki Vizier, di masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid di Baghdad. Ia mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir menekankan bahwa kuantitas zat berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap Jabir telah merintis ditemukannya hukum perbandingan tetap. Kontribusi lainnya antara lain dalam penyempurnaan proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumen untuk melakukan proses-proses tersebut.
  7. Abu Ubaidah ( 728 – 825 M ), ahli Zoologi yg pertama kali mempelajari secara intens tentang kuda,hampir 100 judul buku Ia buat.
  8. Ibnu Al Muqaffa (wafat thn 757); pengarang kitab Al Hayawan atau kitab tentang Binatang/ Ensiklopedia tentang Hewan.
  9. Imam Syafi’i, nama lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Idris bin Abbas bin Usman Asy Syafi’i. Beliau dilahirkan di Palestina tahun 767 M. Menurut riwayat, beliau telah mahir membaca dan menulis Arab pada usia 5 tahun. Pada usia 9 tahun, beliau telah hafal Al Quran 30 juz. Pada usia 10 tahun, beliau sudah menghafal hadis yang terdapat dalam kitab Al Muwaththa karya Imam Malik. Di usianya yang 15 tahun, beliau lulus dalam spesialisasi hadis dari gurunya Imam Sufyan bin Uyaina, sehingga beliau diberi kepercayaan untuk mengajar dan memberi fatwa kepada masyarakat dan menjadi guru besar di Masjidil Haram, Mekah. Dalam menetapkan ilmu fiqih, Imam Syafi’i berpedoman pada Al Qur’an, hadis, ijma’ dan qiyas. Buku karangan Imam Syafi’i adalah Ar Risalah dan Al ‘Um. Ajaran Imam Syafi’i terkenal dengan Mazhab Syafi’i yang banyak dianut oleh umat Islam di Indonesia, Asia Tenggara, Mesir, Baghdad, dan negara lainnya.
  10. Al Jahiz (781-869 M) Ahli Biologi pertama yg mengembangkan teori evolusi. Al-Jāḥiẓ (781 – Desember 868/Januari 869) adalah seorang cendekiawan Afrika-Arab yang berasal dari Afrika Timur. Ia merupakan sastrawan Arab dan memiliki karya-karya dalam bidang literatur Arab, biologi, zoologi, sejarah, filsafat, psikologi, Teologi Mu’taziliyah, dan polemik-polemik politik religi
  11. Muhammad Al-Karaji (abad ke 8) pakar matematika. Dengan prinsip ilmu matematika yang dikuasainya, Al-Karaji mampu mengintegrasikan, mengadaptasi, dan memperbaiki teknik irigasi dan sistem distribusi air.
  12. Al Razi (abad ke8); pengarang kitab Sirr Al Asrar (rahasianya rahasia) tentang penyulingan minyak mentah, Â pembuatan ekstrak parfum/minyak wangi (sekarang Perancis yang terkenal), ekstrak tanaman untuk keperluan obat, pembuatan sabun, kaca warna-warni, keramik, tinta, bahan celup kain, ekstrak minyak dan lemak, zat warna, bahan-bahan dari kulit, Mengembangkan penelitian tentang penyakit wanita dan kebidanan, penyakit keturunan, penyakit mata, penyakit campak dan cacar.
  13. Al Farazi (w. thn 790); perintis alat astrolab planisferis yaitu mesin hitung analog pertama, sebagai alat Bantu astronomi menghitung waktu terbit dan tenggelam serta titik kulminasi matahari dan bintang serta benda langit lainnya pada waktu tertentu.
  14. Jafar Muhammad bin Musa bin Shakir Banu Musa, (800 – 873), adalah seorang astronom dan matematikawan dari Baghdad. Ia bersama kedua saudaranya (Ahmad Banu Musa dan Hasan Banu Musa) sangat aktif menerjemahkan berbagai buku sains dari manuskrip Yunani dan Pahlavi ke dalam bahasa Arab pada masa kekhalifahan Al-Ma’mun.
  15. Abbas Qasim Ibnu Firnas (lahir thn 810); dikenal ahli dalam berbagai disiplin ilmu, selain seorang ahli kimia, ia juga seorang humanis, penemu, musisi, ahli ilmu alam, penulis puisi, dan seorang penggiat teknologi. orang pertama dalam sejarah yang melakukan pendekatan sains dalam mempelajari proses terbang. meneliti gejala-gejala alam di antaranya mempelajari mekanisme terjadinya halilintar dan kilat, menentukan tabel-tabel astronomis, dan merancang jam air yang disebut Al-Maqata. Ibnu Firnas pun berhasil mengembangkan formula untuk membuat gelas dari pasir. Juga mengembangkan peraga rantai cincin yang digunakan untuk memperlihatkan pergerakan planet-planet dan bintang-bintang. Salah satu penemuannya yang terbilang amat penting adalah pembuatan kaca silika serta kaca murni tak berwarna. Ibnu Firnas juga dikenal sebagai ilmuwan pertama yang memproduksi kaca dari pasir dan batu-batuan. Kejernihan kaca atau gelas yang diciptakannya itu mengundang decak kagum penyair Arab, Al-Buhturi (820 M – 897 M).
  16. Ma’mun Ar Rasyid (thn 815, abad 9) = pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.
  17. Abu’l Hasan Tsabit bin Qurra’ bin Marwan al-Sabi al-Harrani, (826 – 18 Februari 901) adalah seorang astronom dan matematikawan dari Arab, dan dikenal pula sebagai Thebit dalam bahasa Latin. Tsabit lahir di kota Harran, Turki. Tsabit menempuh pendidikan di Baitul Hikmah di Baghdad atas ajakan Muhammad ibn Musa ibn Shakir. Tsabit menerjemahkan buku Euclid yang berjudul Elements dan buku Ptolemy yang berjudul Geograpia.
  18. Ahmad ibnu Yusuf al-Misri (835 – 912) adalah seorang matematikawan, putra dari Yusuf ibnu Ibrahim yang juga seorang matematikawan. Ahmad ibnu Yusuf lahir di Baghdad, Irak dan kemudian pindah bersama bapaknya ke Damaskus pada tahun 839. Kemudian ia pindah lagi ke Kairo, dan dari sini lah namanya mendapat tambahan al-Misri (dari Mesir).
  19. Ali Ibn Rabban Al-Tabari merupakan salah seorang pakar sains Islam yang hidup antara tahun 838 – 870.
  20. Al Khawarizmi (Bapak Al Jabar) –  (wafat tahun 850); menemukan logaritma (berasal dari nama Al Khwarizmi) dan aljabar (Al Jabr), ilmu bumi dengan bukunya Kitab Surah al Ardh. Penemu angka 0 , rumus linear dan kuadrat, penyusun tabel sinus dan tangen, pembuat peta globe untuk pertama kali subhanallah..
  21. Ishaq Al Mausili (wafat 850 M) musisi = Yang memperkenalkan Solmisasi (do,re,mi,fa,sol,la,si,do) untuk pertama kali
  22. Al Battani (sekitar 850 – 923) adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Arab. Al Battani  lahir di Harran dekat Urfa. Salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. Al Battani juga menemukan sejumlah persamaan trigonometri:
  23. Al Mawsili (w.thn 850); ahli musik klasik dan oleh muridnya musisi ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822, pengembangan notasi mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan rumpun alat musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik gesek, musik keroncong dan morisko.
  24. Imam Hambali, nama lengkapnya adalah Ahmad bin Hambal Asy Syaibani. Beliau lahir di Baghdad tahun 855 M. Ajarannya terkenal dengan nama Mazhab Hambali. Dalam menetapkan hukum fiqih, Imam Hambali berpedoman pada Al Qur’an, hadis, dan fatwa para sahabat.
  25. Abu Bakar Muhammad bin Zakaria ar-Razi atau dikenali sebagai Rhazes di dunia barat merupakan salah seorang pakar sains Iran yang hidup antara tahun 864 – 930. Ar-Razi juga diketahui sebagai ilmuwan serbabisa dan dianggap sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam Islam. Ia lahir di Rayy, Teheran pada tahun 251 H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925. Ar-Razi sejak muda telah mempelajari filsafat, kimia, matematika dan kesastraan. Dalam bidang kedokteran, ia berguru kepada Hunayn bin Ishaq di Baghdad. Sekembalinya ke Teheran, ia dipercaya untuk memimpin sebuah rumah sakit di Rayy. Selanjutnya ia juga memimpin Rumah Sakit Muqtadari di Baghdad. Sebagai seorang dokter utama di rumah sakit di Baghdad, ar-Razi merupakan orang pertama yang membuat penjelasan seputar penyakit cacar. Razi diketahui sebagai seorang ilmuwan yang menemukan penyakit “alergi asma”, dan ilmuwan pertama yang menulis tentang alergi dan imunologi. Pada salah satu tulisannya, dia menjelaskan timbulnya penyakit rhintis setelah mencium bunga mawar pada musim panas. Razi juga merupakan ilmuwan pertama yang menjelaskan demam sebagai mekanisme tubuh untuk melindungi diri. Pada bidang farmasi, ar-Razi juga berkontribusi membuat peralatan seperti tabung, spatula dan mortar. Ar-razi juga mengembangkan obat-obatan yang berasal dari merkuri.
  26. Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi
    Hidup antara tahun 865-925 dan namanya dilatinkan menjadi Razes. Seorang dokter klinis yang terbesar pada masa itu dan pernah mengadakan satu penelitian Al-Kimi atau sekarang lebih terkenal disebut ilmu Kimia.
    Didalam penelitiannya pada waktu itu Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi sudah menggunakan peralatan khusus dan secara sistimatis hasil karyanya dibukukan, sehingga orang sekarang tidak sulit mempelajarinya. Disamping itu Al-Razi telah mengerjakan pula proses kimiawi seperti: Distilasi, Kalsinasi dan sebagainya dan bukunya tersebut merupakan suatu buku pegangan Laboratorium Kimia yang pertama di dunia.
  27. Al Khindi (wafat thn 866) = ahli/ilmuwan ensiklopedi, pengarang 270 buku, ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi, ahli filsafat Arab dan Yunani kuno. Psikolog pertama yg menerapkan terapi musik, penemu relatifitas waktu 100 abad sebelum einstein.
  28. Al Jahiz (w.thn 869); menulis penelitian tentang ilmu hewan (zoology) pertama kali.
  29. Al Farghani (w.thn 870); pengarang buku tentang pergerakkan benda-benda langit dan ilmu astronomi dan dipakai oleh Dante jauh kemudian.
  30. Al-Farabi lahir sekitar tahun (870 M); menguasai filsafat dan bahasa, Al-Farabi juga dikenal sebagai ilmuwan yang berjasa dan memberi kontribusi dalam berbagai bidang ilmu seperti, aritmatika, fisika, kimia, medis, astronomi, dan musik. dikenali sebagai Al-Pharabius di dunia barat merupakan salah seorang pakar sains dan ahli falsafah Islam yang hebat di dalam dunia Islam pada ketika itu, beliau hidup antara tahun 870 – 950. Dia berasal dari Farab, Kazakhstan.
  31. Al Ibadi (w. thn 873); pengarang buku tentang anatomi mata, otak dan syaraf optik, permasalahan pada mata.
  32. Abu Hasan Al-Asy’ari, adalah tokoh ilmuwan muslim di bidang ilmu tauhid. Beliau lahir di Baghdad tahun 873 M. Ajaran Abu Hasan Al Asy’ari dikenal dengan paham Asy’ariah. Adapun ajaran Asy’ariah yang berkembang sampai saat ini adalah sifat wajib Allah swt. ada 13(wujud, qidam, baqa, mukhalafatul lilhawadis, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, qudrat, iradat, ilmu, hayat. sama’, bashar dan kalam) ditambah dengan 7 sifat maknawiyah (qadiran, muridan, ‘aliman, hayyan, sami’an, basiran, mutakalliman), sehingga menjadi 20 sifat wajib bagi Allah swt.
  33. Banu Musa bersaudara (abad ke 9); pengarang buku Al Hiyal (buku alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang yang terkenal Belanda), teknik pengolahan logam, tambang, lampu tambang, teknik survei dan pembuatan tambang bawah tanah.
  34. Ziyad bin abu Sufyan ( abad 9) = Penggagas jasa POS
  35. Banu Musa bersaudara (abad ke 9); pengarang buku Al Hiyal (buku alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang yang terkenal Belanda), teknik pengolahan logam, tambang, lampu tambang, teknik survei dan pembuatan tambang bawah tanah.
  36. Ibnu Khuradadhbih (abad 9); karya geografi tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China, Korea dan Jepang.
  37. Tsabit bin Qurrah (w.thn 901); penemu teori tentang getaran/trepidasi.
  38. Abu Nashr Mansur (aband 8-9M) dilahirkan di Khwarazm dari keluarga yang menguasai daerah itu. Ia kemudian menjadi pangeran dalam iklim politik. Ia merupakan guru Al-Biruni dan juga kolega penting para matematikawan. Bersama mereka menorehkan karya penemuan besar dalam matematika dan mendedikasikan karyanya pada orang lain. Kebanyakan karya Abu Nashr berfokus pada matematika, namun beberapa karyanya pada astronomi. Dalam matematika, ia memiliki banyak tulisan penting pada trigonometri, yang dikembangkan dari tulisan Ptolomeus. Ia juga memelihara karya Menelaus dari Alexandria dan mengerjakan kembali banyak teorema Yunani. Ia meninggal di daerah yang kini Afganistan dekat kota Ghazna.
  39. Al Battani (w.thn 929); ahli astronom terbesar Islam, mengetahui jarak bumi â matahari, alat ukur gata gravitasi, alat ukur garis lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal, menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya, mengukur keliling bumi. ( jauh sebelum Galileo), table astronomi, orbit planet-planet.
  40. Al Zahrawi (930 – 1013 M) = Penggagas ilmu bedah & operasi gigi serta penemu kosmetika. Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbas az-Zahrawi adalah salah satu pakar di bidang kedokteran pada masa Islam abad Pertengahan. Dia lahir di Madinatuz Zahra’, 936 – 1013 yang dikenal di Barat sebagai Abulcasis. Karya terkenalnya adalah Al-Tasrif, kumpulan praktik kedokteran yang terdiri atas 30 jilid. Abul Qasim lahir di Zahra, yang terletak di sekitar Kordoba, Spanyol. Di kalangan bangsa Moor Andalusia, dia dikenal dengan nama “El Zahrawi”. Al-Qasim adalah dokter kerajaan pada masa Khalifah Al-Hakam II dari kekhalifahan Umayyah. Al-Tasrif berisi berbagai topik mengenai kedokteran, termasuk di antaranya tentang gigi dan kelahiran anak. Buku ini diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona pada abad ke-12, dan selama lima abad Eropa Pertengahan, buku ini menjadi sumber utama dalam pengetahuan bidang kedokteran di Eropa.
  41. Ahmad bin Muhammad Miskawaih, Ibnu Miskawaih (932-1030) merupakan filsuf Iran yang menonjol dari Ray, Iran. Ia merupakan tokoh politik yang aktif selama masa Al-Booye. Pengaruhnya pada filsafat Islam terutama berkaitan dengan isu etik.
  42. Az Zahra (w.thn 939); pembuat alat bedah/pembedahan , teknik dan jenis pengoperasian, pengembangan ilmu kedokteran gigi dan operasi gigi serta peralatan bedah gigi.
  43. Abu Bakar Ar Razi (w.thn 935); membagi zat kimia ke dalam kategori mineral, nabati dan hewani (klasifikasi zat kimia) jauh sebelum Dalton, pembagian fungsi tubuh manusia berdasarkan reaksi kimia komplek.
  44. Abul Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Buzjani (Buzhgan, Nishapur, Iran, 940 – 997 / 998) adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Persia. Pada tahun 959, Abul Wafa pindah ke Irak, dan mempelajari matematika khususnya trigonometri di sana. Dia juga mempelajari pergerakan bulan; salah satu kawah di bulan dinamai Abul Wáfa sesuai dengan namanya. Salah satu kontribusinya dalam trigonometri adalah mengembangkan fungsi tangen dan mengembangkan metode untuk menghitung tabel trigonometri.
  45. Abu Hasan al Uqlidisi (952 – … M) Ahli Aritmatika,penggagas operasi dasar bilangan
  46. Abul Hasan Ali Al-Masu’di (abad 9M) menerbitkan ensiklopedi geografi yang membahas gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar laut mati, evolusi geologi (jauh sebelum Maghelan dan Weber). merupakan salah seorang pakar sains Islam yang meninggal pada tahun 957. Dilahirkan di Baghdad, dia juga merupakan seorang ahli sejarah, geografi dan falsafah. Dia pernah mengembara ke Sepanyol, Rusia, India, Sri Lanka dan China serta menghabiskan umurnya di Syiria dan Mesir. Dia berasal dari keturunan sahabat Nabi Muhammad, Abdullah bin Mas’ud.  Bukunya Muruj adh-Dhahab wa Ma’adin al-Jawahir (Padang Emas dan Lombong Manikam) yang ditulis pada 943, merupakan himpunan kisah perjalanan dan pembelajarannya. Ia menyentuh aspek sosial dan kesusasteraan sejarah, perbincangan mengenai agama dan penerangan geografi. Dia juga menulis buku Al-Tanbih wa al-Ashraf, yang merupakan buku terakhirnya
  47. Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham atau Ibnu Haitham (Basra,965 – Kairo 1039), dikenal dalam kalangan cerdik pandai di Barat, dengan nama Alhazen, adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Ia banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham kepada ahli sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta teleskop.
  48. Abu Nashr Mansur bin Ali (sekitar. 970 – 1036) merupakan matematikawan dari Khwarazm. Ia banyak dikenal untuk penemuannya tentang hukum sinus.
  49. Ibnu Al Haytsam (1039)  pelopor di bidang optik dengan kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu alat ukur ketinggian bintang kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat zenit.
  50. Al Biruni (973 – 1048 M); ”Dia adalah salah satu ilmuwan terbesar dalam seluruh sejarah manusia.” tak hanya menguasai beragam ilmu seperti; fisika, antropologi, psikologi, kimia, astrologi, sejarah, geografi, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran, serta filsafat. Dia juga turun memberikan kontrbusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu. Dia juga mengamalkan ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang sangat dikagumi para muridnya.
  51. Ibnu Sina (980 – 1037) = dikenal oleh barat dengan nama Aveciena; ilmuwan ensiklopedi, dokter, psikolog, penulis kaidah kedokteran modern (dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat), menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit TBC, Diabetes dan penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran. Pakar kedokteran yg menjelaskan & 700 cara pembuatan obat. Abu Ali Al-Husein Ibnu Sina Atau dikenal dengan nama Avicena, Seorang ilmuwan muslim dan Filosof besar pada waktu itu, hingga kepadanya diberikan julukan Syeh Al-Rais.
    Keistimewaannya antara lain pada masa umur 10 tahun sudah hafal Al-Qur`an, kemudian pada usia 18 tahun sudah mampu menguasai semua ilmu yang ada pada waktu itu, bidang keahliannya adalah ilmu Kedokteran, ilmu Fisika, Geologi, Mineralogi.
  52. Ikhwan Ash Shafa (983); pembuat serial pertama dan ensiklopedi pertama (bukanlah Marshall Cavendish seperti yang diakui sekarang).
  53. Al Nadim (wafat tahun 990, abad ke 10) = Pelopor pembuat katalog/ensiklopedi kebudayaan pertama.
  54. Al Farabi (wafat thn 950); ahli musik dan filsafat Yunani, (salah satu karya besarnya dijiplak bebas oleh Thomas Aquinas).
  55. Abu Wafa’ (wafat tahun 997); mengembangan ilmu Trigonometri Pembuat Rumus Trigonometri : Sin 2x = 2sin x cos x dan Geometri bola serta penemu table Sinus dan Tangen, juga penemu variasi dalam gerakan bulat.
  56. Abu Raihan (1000 M) = ilmuwan pertama yg menemukan astrolabe mekanik,untuk menentukan sistem kalender bulan dan matahari
  57. Al Zirikli (abad 10) Musisi = Penemu alat musik piano
  58. Al Haitham (abad 10 M) Bapak Optik Sang Penemu Kamera Obscura. Penemuan yang sangat inspiratif itu berhasil dilakukan al-Haithan bersama Kamaluddin al-Farisi. Keduanya berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika keduanya mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar.
  59. Al Balkhi ( 10 M) = Pencetus Penyakit gangguan Jiwa
  60. Ibnu Fadlan (abad 10); membuat daftar koordinat daerah Volga-Caspian (daerah Rusia) dan sosiologi daerah tersebut.
  61. Al Majriti (w.thn 1007); membuktikan hukum ketetapan massa 900 tahun sebelum Lavoisier. Abul Qasim Maslamah bin Ahmad Al-Majriti  adalah seorang astronom, alkimiawan, matematikawan, dan ulama Arab Islam dari Al-Andalus (Spanyol yang dikuasai Islam). Ia juga ikut serta dalam penerjemahan Planispherium karya Ptolemeus, memperbaiki terjemahan Almagest, memperbaiki tabel astronomi dari Al-Khwarizmi, menyusun tabel konversi kalender Persia ke kalender Hijriah, serta mempelopori teknik-teknik geodesi dan triangulasi. Ia juga ditulis sebagai salah satu penulis Ensiklopedia Ikhwan As-Shafa, tapi kecil kemungkinan bahwa ia benar-benar salah satu penulisnya.
  62. Said Al-Andalusí (Almería, 1029 – Toledo, 1070) “Al-Tulaytuli” (dari Toledo) adalah seorang qadi, ilmuwan dan sejarawan Al-Andalus. Karyanya yang terkenal adalah Tabaqat Al-Umam (Klasifikasi Bangsa-Bangsa), yang banyak dipelajari oleh para sejarawan. Karyanya yang lain adalah Kumpulan Sejarah Bangsa Arab dan Non-Arab, dan Koreksi Pergerakan Bintang-Bintang
  63. Ibnu Al Haytsam (w.thn 1039);Â pelopor di bidang optik dengan kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu alat ukur ketinggian bintang kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat zenit.
  64. Omar Khayyám adalah seorang pemuisi, ahli matematik, dan ahli astronomi. Kahyyam yang lahir: 18 Mei 1048 di Nishapur, Iran (Parsi) dan meninggal  4 Disember 1131 itu mempunyai nama asli Ghiyatuddin Abu al-Fatah Omar ibni Ibrahim Al-Nisaburi Khayami. Khayam  adalah perkataan pinjaman bahasa Arab yang bermakna “pembuat khemah.” Beliau paling dikenali kerana himpunan puisinya, Rubaiyat Omar Khayyam.
  65. Nizam Al Mulk (thn 1067) = pelopor pendiri universitas modern pertama di dunia yang dikenal dengan Nizamiyyah (ditiru sistemnya oleh Oxford Univ. Inggris).
  66. Al Ghazali (Beliau lahir di Iran tahun 1058-1111M); pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf. nama lengkapnya adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali.Beliau tokoh yang terkenal dalam bidang ilmu tafsir, ilmu fiqih, ilmu filsafat, dan ilmu akhlak. Karena keluasan ilmunya, beliau mendapat gelar Hujjatul Islam. Karya beliau diantaranya adalah Tahafut Al Falasifah, Huluqul Muslim, dan yang terkenal adalah Ihya’ Ulumuddin.
  67. Umar Khayyam (1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern, penyair.
  68. Ibnu Bajjah  atau lengkapnya Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin ash-Shayigh merupakan filsuf dan dokter Muslim Andalusia yang dikenal di Barat dengan nama Latinnya, Avempace. Ia lahir di Saragossa di tempat yang kini bernama Spanyol dan meninggal di Fez pada 1138. Pemikirannya memiliki pengaruh yang jelas pada Ibnu Rushdi dan Yang Besar Albert. Kebanyakan buku dan tulisannya tidak lengkap (atau teratur baik) karena kematiannya yang cepat. Ia memiliki pengetahuan yang luas pada kedokteran, Matematika, dan Astronomi. Sumbangan utamanya pada filsafat Islam ialah gagasannya pada Fenomenologi Jiwa, namun sayangnya tak lengkap. Ekspresi yang dicintainya ialah Gharib  dan Motivahhed ekspresi yang diakui dan terkenal dari Gnostik Islam.
  69. Abu Abdullah Muhammad Al-Idrisi  merupakan salah seorang pakar sains Islam yang hidup di Sicily. Sumbangan utama tokoh ini ialah menghasilkan peta bebola perak seberat 400 paun untuk Raja Roger II, lengkap dengan membahagikan dunia kepada 7 iklim, laluan perdagangan, teluk, tasik, sungai, bandar-bandar besar, bukit dan lembah serta gunung-ganang. Al Idrisi lahir 1099 Masihi di Ceuta, Sepanyol dan meninggal pada 1166 Masihi. Beliau juga mencatatkan jarak dan ketinggian sesuatu tempat dengan tepat. Tokoh Geografi kurun ke-12 ini kemudiannya menghasilkan buku Nuzhah al Musytaq fi Ishtiraq al Afaq (Kenikmatan pada Keinginan Untuk Menjelajah Negeri-negeri) atau Roger’s Book iaitu sebuah ensiklopedia geografi yang mengandungi peta dan informasi tentang negara Eropah, Afrika dan Asia. Buku ini mencatatkan perihal masyarakat, budaya, kerajaan dan cuaca negara-negara yang terdapat di dalam petanya. Beliau turut menggunakan semula garisan lintang dan garisan bujur yang diperkenalkan sebelumnya dalam peta yang dihasilkan. Beberapa abad lamanya, Eropah menggunakan peta Al Idrisi dan turut menggunakan hasil kerja ilmuwan ini ialah Christopher Columbus.
  70. Al Ghafiqi (Pakar Botani,wafat 1165 M) = Menggagas pemberian nama pada lebih dari 500 tumbuhan ke dalam 3 bahasa
  71. Ibnu Rusyd (Ahli neuropharmakology) = Penemu penyakit Parkinson’s
  72. Ali Ibnu Al Tabari (Ahli Psikologi) = Orang Pertama yg menerapkan Psikoterapi
  73. Umar Khayyam (w.thn 1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern, penyair.
  74. Al Biruni (11 M) = Perintis psikologi eksperimental
  75. Al Ghazali (wafat thn 1111); pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf.
  76. Al Khazini (1121); ahli kontruksi, pengarang buku tentang teknik pengukuran (geodesi) dan kontruksi keseimbangan, kaidah mekanis, hidrostatika, fisika, teori zat padat, sifat-sifat pengungkit/tuas, teori gaya gravitasi (jauh 900 thn dari Newton)
  77. Ibnu Rushd atau nama lengkapnya Abu Walid Muhammad Ibnu Ahmad adalah ahli falsafah, perubatan, matematik, teologi, ahli fikah mazhab Maliki, astronomi, geografi dan sains. Rushd lahir 1126 dan meninggal dunia 1198. Dilahirkan di Sepanyol dan meninggal dunia di Maghribi, beliau adalah ahli falsafah yang paling agung pernah dilahirkan dalam sejarah Islam. Pengaruhnya bukan sahaja berkembang luas didunia Islam, tetapi juga di kalangan masyarakat di Eropah. Ibnu Rusyd (Ibnu Rushdi, Ibnu Rusyid,   dalam bahasa Latin Averroes, adalah seorang filsuf dari Spanyol (Andalusia). Dia lahir tahun 1126 – Marrakesh, Maroko, dan meninggal 10 Desember 1198). Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Hampir semua karya-karya Ibnu Rusyd diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Ibrani (Yahudi) sehingga kemungkinan besar karya-karya aslinya sudah tidak ada. Filsafat Ibnu Rusyd ada dua, yaitu filsafat Ibnu Rusyd seperti yang dipahami oleh orang Eropa pada abad pertengahan; dan filsafat Ibnu Rusyd tentang akidah dan sikap keberagamaannya. Ibnu Rusyd adalah seorang jenius yang berasal dari Andalusia dengan pengetahuan ensiklopedik. Masa hidupnya sebagian besar diberikan untuk mengabdi sebagai “Kadi” (hakim) dan fisikawan. Di dunia barat, Ibnu Rusyd dikenal sebagai Averroes dan komentator terbesar atas filsafat Aristoteles yang memengaruhi filsafat Kristen di abad pertengahan, termasuk pemikir semacam St. Thomas Aquinas. Banyak orang mendatangi Ibnu Rusyd untuk mengkonsultasikan masalah kedokteran dan masalah hukum.
  78. Al Idris (1154); ahli peta bumi, membuat peta bumi dan globe dengan dilengkapi penjelasan penggunaan kompas.
  79. Ibnu Thufail (wafat thn 1185); dokter, filosof, penulis novel filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian dijiplak habis-habisan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe
  80. Ibnu Rusydi (wafat thn 1198) dikenal oleh barat dengan nama Averusy; ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani kuno.
  81. Nasir Al-Din Al-Tusi (1201–1274) adalah ahli sains Islam Syiah berkebangsaan Iran yang dikenali sebagai ahli falsafah, matematik, astronomi, teologi, serta pakar perubatan dan penulis, iaitu beliau adalah seorang pakar dalam pelbagai bidang.
  82. Nur Al-Din Ibn Ishaq Al-Bitruji (1204)  dikenali sebagai Alpetragius) di dunia barat merupakan salah seorang ahli sains Islam.
  83. Al Jazari (1206-1210) = Penemu Jam istana / jam astronomi,dan Pencipta Robot untuk pertama kali
  84. Fakhruddin Razi (wafat thn 1290); ahli matematika, ahli fisika, tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
  85. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah,  Dilahirkan di Damaskus, Suriah pada tanggal 4 Februari 1292, dan meninggal pada 23 September 1350) adalah seorang Imam Sunni, cendekiawan, dan ahli fiqh yang hidup pada abad ke-13. Ia adalah ahli fiqih bermazhab Hambali. Disamping itu juga seorang ahli Tafsir, ahli hadits, penghafal Al-Quran, ahli ilmu nahwu, ahli ushul, ahli ilmu kalam, sekaligus seorang mujtahid.
  86. Abu-L ‘Abbas Ahmad ibn Khallikan adalah sarjana Muslim Kurdi pada abad ke-13. Karyanya yang paling terkenal adalah Wafayat al-Ayan (Berita Kematian Laki-laki Ulung) atau lebih dikenal sebagai Kamus Biografis. Dia lahir Irbil, 22 September 1211 -Damaskus, Suriah dan meninggal 30 Oktober 1282. Menurut Encyclopedia Britannica, ibn Khallikan memilih “bahan faktual untuk biografinya dengan sangat baik dari sisi pengetahuan akademis” dan buku ini juga menyebutkan “… ia adalah seorang yang menyumbangkan sumber berharga untuk karya kontemporer dan berisi petikan dari biografi yang lebih awal yang sudah tidak lagi ada.” Ia mulai mengerjakan karya ini dari tahun 1256 sampai dengan tahun 1274.
  87. Taqi Al Din (abad 12) ahli horologi,Penemu Jam mekanik
  88. Abul Hakam Umar bin Abdurrahman bin Ahmad bin Ali Al-Kirmani adalah cendekiawan besar abad ke-12 dari Kordoba, Al-Andalus. Ia adalah murid dari Maslamah Al-Majriti. Ia mempelajari dan berkarya di bidang bidang geometri dan logika. Menurut muridnya Al-Husain bin Muhammad Al-Husain bin Hayy Al-Tajibi, “tak ada yang sepandai Al-Kirmani dalam memahami geometri atau jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya yang tersulit, dan dalam mempertunjukkan seluruh bagian dan bentuknya.” Ia lalu pindah ke Harran, Al-Jazirah (sekarang terletak di Turki). Disana ia mempelajari geometri dan kedokteran. Ia lalu kembali ke Al-Andalus dan tinggal di Sarqasta (Zaragoza). Ia diketahui menjalankan praktik bedah seperti amputasi dan kauterisasi.
  89. Yaqut Hawami (w. thn 1229); membuat kamus geografi pertama berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang dikenal dan berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya, geografi matematika dan politik.
  90. Abi Bakar isfahan (1235M) = Penemu komputer analog
  91. Ibnu Nafis  merupakan orang pertama yang secara akurat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh manusia (pada 1242). Penggambaran kontemporer proses ini telah bertahan. Khususnya, ia merupakan orang pertama yang diketahui telah mendokumentasikan sirkuit paru-paru. Secara besar-besaran karyanya tak tercatat sampai ditemukan di Berlin pada 1924. Dia lahir di Damaskus (kini wilayah Suriah) tahun 1210 dan meninggal di Kairo (kini wilayah Mesir), 17 Desember 1288 pada umur 77/78 tahun)
  92. Abu Muhammad Abdullah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi merupakan salah seorang pakar sains Islam yang hidup antara tahun meninggal pada tahun 1248. Lebih dikenali sebagai Ibn al-Baitar, beliau dilahirkan di Malaga, Sepanyol.
  93. Al Tusi (w.thn 1274); Astronom kawakan dari Damaskus yang melakukan penelitian tentang gerakan planet-planet, membuat model planet (planetarium) jauh sebelum Copernicus.
  94. Ibnu Nafis (w.thn 1288); menulis dan menggambarkan tentang sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia (Harvey 1628 dianggap pertama yang menemukannya)
  95. Fakhruddin Razi (1290); ahli matematika, ahli fisika, tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
  96. Safiuddin (w. thn 1294); memperkenalkan teori musik.
  97. Hasan Al-Rammah (abad 13); sang penemu roket, menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu dan mampu menjelaskan “saltpeter” melalui proses kimia dan kristalisasi. tercatat sebagai seorang insinyur Muslim pertama yang mencetuskan dan menjelaskan tentang torpedo pada 1270 M. dalam bukunya, ia juga menggambarkan sebuah torpedo melesat dengan sebuah sistem roket yang diisi dengan bahan peledak dan memiliki tiga titik api.
  98. Ibnu Al Baitar (ahli farmakologi,sekitar abad 13 M) = Penggagas obat yg berasal dari tumbuhan
  99. Ibnu Abdus Salam (abad 13); merumuskan pertama kali tentang hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.
  100. Ibnu Khaldun (1332-1406 M); Dunia mendaulatnya sebagai `Bapak Ekonomi & Sosiologi Islam’. Sebagai salah seorang pemikir hebat dan serba bisa sepanjang masa, buah pikirnya amat berpengaruh.
  101. Abu Bakar Al Baytar (w.thn 1340); pengarang buku tentang kedokteran hewan yang pertama.
  102. Ibnu Batutah (w. 1369); membuat daftar koordinat dan sosiologi wilayah China, Srilangka, India, Byzantium, Rusia Selatan.
  103. Ibnu Battuta (abad 14 M) pakar Geografi,menemukan tidak kurang dari 300 jalur laut
  104. Ibnu Khaldun (wafat thn 1406); sejarahwan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi.
  105. Ibnu Khaldun (1406); sejarahwan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi. Ibnu Khaldun,  lahir 27 Mei 1332/732H, wafat 19 Maret 1406/808H) adalah seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah (Pendahuluan).
  106. Jalaluddin as-Suyuthi lahir 1445 (849H) – wafat 1505 (911H). Dia adalah ulama dan cendekiawan muslim yang hidup pada abad ke-15 di Kairo, Mesir. Beliau pernah berguru pada al Bulqini sampai wafatnya Al Bulqini, Beliau juga belajar hadits pada Syaikhul Islam Taqiyyudin al Manaawi. Dalam Kitab beliau yang berjudul Khusnul Muhadlarah beliau menyebutkan bahwa dari setiap guru yang aku datangi aku mendapatkan lisensi dan aku menghitungnya sampai sejumlah 150 ijazah dari 150 guru.
  107. Kamaluddin Ad Damiri (w.thn1450); mengembangkan system taksonomi/ klasifikasi khusus ilmu hewan dan buku tentang kehidupan hewan.
  108. Ibnu Majid (abad 15); pemandu Vasco de Gamma dan menerbitkan buku panduan navigasi bagi pilot dan pelaut.
  109. Piri Reis pencipta  peta dunia terlengkap dibuat pada tahun 1513.  Para ahli satelit sendiri pun merasa terkejut dengan model pemetaan yang dibuat oleh tokoh Muslimin tersebut.  peta yang dibuat diatas sepotong kulit rusa berukuran 90×65 centimeter tersebut benar-benar digambarkan lengkap dan cukup detail. Bahkan hasil perbandingan dengan pemotretan dari angkasa luar yang dilakukan menggunakan satelit saat ini memiliki bentuk yang sangat mirip. Mulanya para sejarawan tidak percaya akan bukti keberadaan peta tersebut. Di peta yang terlihat jelas hanyalah kawasan Laut Timur Tengah. Sementara kawasan lainnya seperti benua Afrika dan Amerika sama sekali tergambar sangat berbeda. Baru setelah gambar hasil pemotretan satelit jaman modern ini dipadukan dengan peta kuno karya muslimin bangsa Turki tersebut sangat nyata kebenarannya bahwa gambar yang ditorehkan dalam kulit tersebut memang sangat detail dan terperinci. 
  110. Taqiuddin (1565); merintis jam mekanis pertama dan alarmnya yang digerakkan dengan pegas.
  111. Hezarfen Ahmet Celebi & Lagari Hasan Celebi (akhir abad 16 – 17 M); Peristiwa penerbangn lagendaris itu dicatat sebagai peristiwa terbang berawak vertikal pertama yang menggunakan sistem pendorong cerupa tujuh roket dengan bubuk mesiu sebanyak 300 pound.
  112. Muhammad Abduh (Delta Nil, 1849 – Alexandria, 11 Juli 1905 ) adalah seorang pemikir muslim dari Mesir, dan salah satu penggagas gerakan Islam. Beliau belajar tentang filsafat dan logika di Universitas Al-Azhar, Kairo, dan juga murid dari Jamal al-Din al-Afghani, seorang filsuf dan pembaharu yang mengusung gerakan Pan-Islamisme untuk menentang penjajahan Eropa di negara-negara Asia dan Afrika. Muhammad Abduh diasingkan dari Mesir selama enam tahun pada 1882, karena keterlibatannya dalam Pemberontakan Urabi. Di Libanon, Abduh sempat giat dalam mengembangkan sistem pendidikan Islam. Pada tahun 1884, ia pindah ke Paris, dan bersalam al-Afghani menerbitkan jurnal Islam The Firmest Bond. Salah satu karya Abduh yang terkenal adalah buku berjudul Risalah at-Tawhid yang diterbitkan pada tahun 1897.
  113. Muhammad Marmaduke William Pickthall (1875-1936) adalah seorang intelektual Muslim Barat, yang terkenal dengan terjemahan Al Qur’an yang puitis dan akurat dalam bahasa Inggris. Ia merupakan pemeluk agama Kristen yang kemudian berpindah agama memeluk Islam. Pickthall adalah juga seorang novelis, yang diakui oleh D.H Lawrence, H.G Wells dan E.M Forster, juga seorang jurnalis, kepala sekolah serta pemimpin politik dan agama. Dididik di Harrow, ia terlahir pada keluarga Inggris kelas menengah, yang akar keluarganya mencapai ksatria terkenal William sang penakluk. Pickthall berkelana ke banyak negara-negara Timur, mendapat reputasi sebagai ahli masalah Timur Tengah. Ia menerbitkan terjemahannya atas Al Qur’an (The meaning of the Holy Qur’an), ketika menjadi pejabat di bawah pemerintahan Nizam dari Hyderabad. Terjemahannya ini menjadi terjemahan dalam bahasa Inggris pertama yang dilakukan oleh seorang Muslim dan diakui oleh Universitas Al Azhar (Mesir); terjemahan ini oleh Times Literary Supplement disebut sebagai sebuah pencapaian penulisan yang besar. Pickthall dimakamkan di pemakaman Muslim di Brookwood.
  114. Muhammad Asad atau Leopold Weiss  adalah seorang cendekiawan muslim, mantan Duta Besar Pakistan untuk Perserikatan Bangsa Bangsa, dan penulis beberapa buku tentang Islam termasuk salah satu tafsir Al Qur’an modern yakni The Message of the Qur’an. Muhammad Asad terlahir sebagai Leopold Weiss pada tahun 1900 di kota Lemberg, saat itu bagian dari Kekaisaran Austria-Hongaria(sekarang bernama Lviv dan terletak di Ukraina) dalam lingkungan keluarga Yahudi. Dia lahir di Lemberg, Austria-Hongaria pada tahun 1900 dan meninggal di Spanyol pada tahun 1992. Pendidikan agama yang ia enyam selama masa kecil hingga mudanya menjadikan ia familiar dengan bahasa Aram, Kitab Perjanjian Lama serta teks-teks maupun tafsir dari Talmud, Mishna, Gemara dan Targum.
  115. Yusuf al-Qaradawi (lahir di Shafth Turaab, Kairo, Mesir, 9 September 1926; umur 84 tahun) adalah seorang cendekiawan Muslim yang berasal dari Mesir. Ia dikenal sebagai seorang Mujtahid pada era modern ini. Selain sebagai seorang Mujtahid ia juga dipercaya sebagai seorang ketua majelis fatwa. Banyak dari fatwa yang telah dikeluarkan digunakan sebagai bahan rujukan atas permasalahan yang terjadi. Namun banyak pula yang mengkritik fatwa-fatwanya.
  116. al-Allamah al-Muhaddits al-Faqih az-Zahid al-Wara’ asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Hammad al-’Abbad al-Badr lahir di Zulfa (300 km dari utara Riyadh) pada 3 Ramadan tahun 1353H (10 Desember 1934. Ia adalah salah seorang pengajar di Masjid Nabawi yang mengajarkan kitab-kitab hadits seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud dan saat ini beliau masih memberikan pelajaran Sunan Turmudzi. Ia adalah seorang ‘Alim Robbaniy dan pernah menjabat sebagai wakil mudir (rektor) Universitas Islam Madinah yang waktu itu rektornya adalah Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.
  117. http://www.scribd.com/doc/28593682/Makalah-Sejarah-Peradaban-Islam-Sumbangan-Islam-Terhadap-Sains-Dan-Peradaban-Dunia
  118. DLL.. (silahkan cek sendiri)

 Abad 20 :

  1. DR.Abdussalam (abad 20); pengembang teori big bang dan big chrung (teori tentang awal mula dan akhir dari alam semesta).
  2. DR. BJ Habiebie (abad 20); perancang bangun gerbong kereta api super cepat (dipakai di Jerman), penemu teori tentang keretakan logam pada pesawat terbang.
  3. 4 dimensi – bandung ; digunakan untuk NASA
  4. DLL.. (silahkan cek sendiri)
Surat Al Faatihah (Pembukaan) yang diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat adalah surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surat-surat yang ada dalam Al Qur’ân dan termasuk golongan surat Makkiyyah. Surat ini disebut Al Faatihah (Pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Qur’ân. Dinamakan Ummul Qur’ân (induk Al Qur’ân) atau Ummul Kitaab (induk Al Kitaab) karena dia merupakan induk dari semua isi Al Quran, dan karena itu diwajibkan membacanya pada tiap-tiap sembahyang. Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam sembahyang(Sholat) :
-.http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150175274331515

Surat [1] الفاتحة :: Al-Fatihah

Surat الفاتحة : Al-Fatihah

1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Allah سبحانه و تعالى‎ berfirman(Qur’ân terjemah):

“Al-Qur’ân itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,”(Q.S. 81:27).
“Al-Qur’ân ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.”(Q.S. 38:87)

Firman Allah سبحانه و تعالى‎ dalam Q.S Al Qomar: 17 :
“…dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk (dihafal, dibaca, ditulis, dan diambil pelajaran), Maka adakah orang yang mengambil pelajaran (dari kemudahan ini)?”

Penjelasan Penelitian Penemu Muslim :
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=41u-vLXd2D8
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=y7MDxV1mmkU&feature=r​elated
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=mXuSNdlJOCw&feature=r​elated
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=w1Xoo99W6wU&feature=r​elated
-.DLL.. (cek lebih jauh)

Salah 1 dari kemajuan Peradaban Islam Andalusia :

Al-Andalus History of Islam in Spain :

Kejayaan Intelektual Muslim Dalam Naungan Khalifah Khilafah :

An Islamic History of Europe (by BBC) :


Muslim Heritage: Professor Al-Hassani on the History Channel :

Science And Islam : The Language of Science
-.http://www.youtube.com/watch?v=TPlaS_wGzx8&feature=related
-.http://www.youtube.com/watch?v=O0FSgNE4Lxc&feature=related
-.http://www.youtube.com/watch?v=3LjdnKE_i9E&feature=related

Dark age of west vs Golgen era of Islam 1/6 :
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=3m5BYXNZRS4

BBC Science Islam(untuk kemaslahatan ummat) 1-12 :
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=jJzH9XoDRuQ&feature=r​elated

BBC Press TV News 1001 Inventions Muslim Heritage Exhibition – Science Museum – South Kensington, London :
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=mqRux0XsRmg&feature=r​elated
-.http://www.youtube.com/wat​ch?v=97c69Q4_cwI&feature=r​elated
-.Part 1 – habis: http://www.youtube.com/wat​ch?v=VHyJaMMsfGc&feature=r​elated
Ilmuwan bukan Muslim “MENGAKUI” Dan “TIDAK AKAN MENG-INKAR-I” Kebenaran Firman Allah سبحانه و تعالى‎ Di Dalam Al-Qur’ân:

Part 1

Part 2

Part3

Allah سبحانه و تعالى‎berfirman(Qur’ân terjemah) :
“Katakanlah: Perhatikanlah apa yang ada dilangit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (Q.S: Yûnus: 101).

 

Sumber: (http://qishash-qsh.blogspot.com)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s